Entah ini pikiran dan asumsi ku sendiri, beberapa wantia serasa menaruh harapan pada diriku, dan ketika ku ketahui hal itu justru ku samarkan semua perasaanya.
Memang terkesan cukup disayangkan bagi seorang cowok banyak yang menyukai namun disia-siakan. Ini mungkin ungkapan yang tepat bagi seorang yang memiliki nama didink. Memang ia memiliki beberapa kelebihan, gaya bicara yang meyakinkan, tampang lumayan, pemikirannya aneh.
Tapi didink juga memiliki banyak kekurangan dalam kehidupanya, hatinya belum pernah tersentuh wanita spesial, ia terlalu sibuk dengan dirinya sendiri, hidup bebas tanpa ada yang membatasi kebebasanya. Waktu lebih banyak untuk bergadang bersama cangkir-cangkir kopi, bahkan tiada hari yang tertinggal dan juga ditemani asap rokok.
Selain itu kekurangan ia jarang memperhatikan dirinya sendiri, apa yang ada dinikmati saja, tidak mandi menjadi hal biasa baginya. Apalagi perawatan tubuh, seperti parfum, pelembab dan sebagainya seakan tidak pernah menyentuh kulitnya.
Ya dia lelaki apa adanya dan tidak mengadakan apa yang sekiranya ia tidak bisa. Mungkin dari pengungkapan apa adanya dirinya ini yang menjadikan beberapa hati wanita menjadi tersentuh, semua kekuarangan ia tunjukkan ketika didink merasa ada seorang cewek yang suka padanya. Kemudia perlahan-perlahan pergi dengan sendirinya, hilang sudah komunikasi.
Yang dilakukan didink untuk menyamarkan perasaan wanita yang suka padanya bukan tanpa alasan, selama masa kuliah ia memang berjanji pada dirinya, jangan spesialkan seseorang sebelum memperoleh gelar sarjana. Dalam bahasa kasarnya tidak pacaran selama masih dibangku perkuliahan.
Dalam pikiranya yang berbeda, sebab dalam berangkat menuju kota orang ia ingin mengubah diri dari bekerja dengan tenaga menjadi bekerja dengan pikiran yang tidak mengeluarkan banyak tenaga. Sebab sebelumnya kecelakaan besar pernah menimpah didink tulang paha dan selangkanya putus. Kekuatan tubuhnya tidak seperti masa remajanya.
Remaja desa yang sudah biasa mengangkat beban puluhan kilogram, sebab kehidupan di desa memang lebih banyak mengeluarkan tenaga dari pada pikiran. Setelah kecelakaan tersebut ia sudah tidak mampu lagi mengangkat beban puluhan kilo tersebut untuk hidup di desa seperti teman sebayanya.
Kemudian pemikiran didink dalam memandang pacaran cukup berbeda dengan teman-teman mahasiswa lainnya. Ia memandang pacaran bukan mencari kebahagiaan tapi justru mencari kesusahan. Seperti halnya temanya yang seperti tukang ojek pagi siang dan sore harus mengantar dan menjemput sang pacar.
Selain itu dalam pikiran didink jika pacaran mencari bahagia, dimana letak sukanya, dan dimana letak bahagianya. Ketika pacar dekat atau sekedar ngobrol dengan orang lain hati sudah merana. Kemudian pengeluaran pastinya juga lebih banyak untuk keluar kesana kemari.
"Ahh ini pikiran picikku" ungkap didink
Bersambung......
Selasa, 27 Agustus 2013
Dalam Gundah
Dalam gunda sebarnya hatiku juga resah
Melihat kerinduan yang mendera
Rindu akan sebuah kata sejahtera bersama
Meski selama ini belum merasakan, namun itu menjadi keyakinan

Semua pasti butuh sejahtera, semua hati butuh bahagia
Namun kenyataan seakan entah lari kemana
Hidup dalam negara serasa di neraka
Keduanya memang tiada nyata
Dan tak pernah nyata
KL Malang
Melihat kerinduan yang mendera
Rindu akan sebuah kata sejahtera bersama
Meski selama ini belum merasakan, namun itu menjadi keyakinan

Semua pasti butuh sejahtera, semua hati butuh bahagia
Namun kenyataan seakan entah lari kemana
Hidup dalam negara serasa di neraka
Keduanya memang tiada nyata
Dan tak pernah nyata
KL Malang
Senin, 26 Agustus 2013
Untuk Tulang Rusuk Ku
Sayank....
Maaf bukanya aku tak cinta atau sayang kepadamu
Cinta ku masih banyak yang meliki
Cinta ku masih terbagi-bagi
Begitu pun sayangku dan perhatianku..
Sayank....
Aku masih juga memiliki rindu padamu
Aku juga memiliki cinta untukmu
Namun semua tidak sepenuhnya untukmu
Sayank...
Aku harus mencintai selain dirimu
Aku juga harus mengasihi selain dirimu
Aku pun berkewajiban perhatian kepada selain dirimu
Sayank...
Inilah Aku ...
Dan aku mungkin orang yang sepenuhnya engkau harapkan selalu bersamamu
Mengasihi, menyayangi dan sepenuhnya untukmu
Tapi aku tidak demikian.....
Sayank..
Selain cinta kepadamu aku berkewajiban pada Tuhanku
Selain menyayangimu aku berkewajiban menyayangi sesama yang ada disemesta khususnya orang tua ku
Selain aku memperhatikanmu aku pun berkewajiban memperhatikan diriku sendiri dan orang-orang yang membutuhkan ku....
Sayank...
Aku juga memiliki perkerjaan, kesenangan, hobi, orang tua dan semua yang ada disekelilingku, dalam perjalan hidupku
Sayank...
Ini kenyataan, ini juga perasaan dan ungkapan hati
Ini juga logika dan pikiran yang harus diperhatikan
Ini juga kesimpulan hati dan kenyataan yang harus dilakukan
Sayank ...
Ku yakin engkau bukan wanita yang egois yang tidak bisa menerima penjelasan
Ku yakin enkau perempuan yang bisa membaca dan memahami keadaan
Ini hanya sekilas ungkapan hati yang akan kusampaikan pada tulang rusukku jika dikemusian hari sudah ku temukan, namun bagi siapapun yang membaca dan mengunakanya untuk disampaikan pada istri dan pacarnya silakan.
KL-1 26 Agustus 2013
Maaf bukanya aku tak cinta atau sayang kepadamu
Cinta ku masih banyak yang meliki
Cinta ku masih terbagi-bagi
Begitu pun sayangku dan perhatianku..
Sayank....
Aku masih juga memiliki rindu padamu
Aku juga memiliki cinta untukmu
Namun semua tidak sepenuhnya untukmu
Sayank...
Aku harus mencintai selain dirimu
Aku juga harus mengasihi selain dirimu
Aku pun berkewajiban perhatian kepada selain dirimu
Sayank...
Inilah Aku ...
Dan aku mungkin orang yang sepenuhnya engkau harapkan selalu bersamamu
Mengasihi, menyayangi dan sepenuhnya untukmu
Tapi aku tidak demikian.....
Sayank..
Selain cinta kepadamu aku berkewajiban pada Tuhanku
Selain menyayangimu aku berkewajiban menyayangi sesama yang ada disemesta khususnya orang tua ku
Selain aku memperhatikanmu aku pun berkewajiban memperhatikan diriku sendiri dan orang-orang yang membutuhkan ku....
Sayank...
Aku juga memiliki perkerjaan, kesenangan, hobi, orang tua dan semua yang ada disekelilingku, dalam perjalan hidupku
Sayank...
Ini kenyataan, ini juga perasaan dan ungkapan hati
Ini juga logika dan pikiran yang harus diperhatikan
Ini juga kesimpulan hati dan kenyataan yang harus dilakukan
Sayank ...
Ku yakin engkau bukan wanita yang egois yang tidak bisa menerima penjelasan
Ku yakin enkau perempuan yang bisa membaca dan memahami keadaan
Ini hanya sekilas ungkapan hati yang akan kusampaikan pada tulang rusukku jika dikemusian hari sudah ku temukan, namun bagi siapapun yang membaca dan mengunakanya untuk disampaikan pada istri dan pacarnya silakan.
KL-1 26 Agustus 2013
Minggu, 25 Agustus 2013
Rahasia Ku dalam Hening Malam
Saat malam tak mampu dipecah heningnya
Saat dinginya telah rasuki tulang yang palaing dalam
Disini kurasakan hamparan tenang
Disini ku temukan semua rasa
Dalam wajah yang tertunduk ragu
Dalam pikiran yang masih gemuruh
Ku harap malam bisa tenangkan hatiku
Pada sang pengusa sepi malam ingin ku utarakan semua gelisah
Ingin kusampaikan semua beban didada, untuk sedikit renggankan pudak pikiran
Ku yakin hamparan jalan memang luas, namun ini masalah yang berhubungan dengan manusia
Bukan masalahku dengan sang pencipta gelap malam
Namun mereka semua juga maklukmu termasuk Aku
Hati, pikiran dan semua yang ada di bandanya engkau yang berkuasa
Termasuk diriku yang masih hina untuk meminta
Tapi tidak ada lagi tempat orang yang bisa kubilangi...

Semua rahasiaku telah ku utarakan kepada-Mu, bahkan sebelum ku sampaikan engkaupun sudah tidak keberatan. Tapi ketika mereka tidak tahu apa yang menjadi rahasiku, aku pun takut ketika jiwa meninggalkan raga, sebelum beban itu semua terselesaikan...
Ku berharap gerakkan semua dalam jalan mu yang paling mudah dan benar
Semudah mungkin semua, agar hati tidak lagi dikotori dengan apa yang ditemukan selain peribadatan....
KL 25 Agustus 2013
Saat dinginya telah rasuki tulang yang palaing dalam
Disini kurasakan hamparan tenang
Disini ku temukan semua rasa
Dalam wajah yang tertunduk ragu
Dalam pikiran yang masih gemuruh
Ku harap malam bisa tenangkan hatiku
Ingin kusampaikan semua beban didada, untuk sedikit renggankan pudak pikiran
Ku yakin hamparan jalan memang luas, namun ini masalah yang berhubungan dengan manusia
Bukan masalahku dengan sang pencipta gelap malam
Namun mereka semua juga maklukmu termasuk Aku
Hati, pikiran dan semua yang ada di bandanya engkau yang berkuasa
Termasuk diriku yang masih hina untuk meminta
Tapi tidak ada lagi tempat orang yang bisa kubilangi...

Semua rahasiaku telah ku utarakan kepada-Mu, bahkan sebelum ku sampaikan engkaupun sudah tidak keberatan. Tapi ketika mereka tidak tahu apa yang menjadi rahasiku, aku pun takut ketika jiwa meninggalkan raga, sebelum beban itu semua terselesaikan...
Ku berharap gerakkan semua dalam jalan mu yang paling mudah dan benar
Semudah mungkin semua, agar hati tidak lagi dikotori dengan apa yang ditemukan selain peribadatan....
KL 25 Agustus 2013
Mencabut Semua Beban Sang Bunda
Ketika kecil seorang itu bisa menjadi saudara, namun setelah dewasa, tua beranak pinak, bisa menjadi musuh utama. Semua hanya karena harta warisan atau karena harta lama yang tidak jelas hitungannya.
Entah, belum ketemu sampai kerang apa, dan kenapa semua bisa kacau seperti ini, saudara satu rahim bisa menjadi seperti musuh utama dalam kehidupan. Beban yang lebih besar sebab hal seperti justru lebih berat dibanding memiliki hutang dengan orang lain.
Apa karena rasa serakah, atau memang keilmuan yang belum sampai kesitu. Resah yang mendalam, gelisah yang tiada-tara, khususnya bagi bunda yang menjadi bagian dari tiga bersaudara yang lagi sengketa.
Sebagai seorang anak yang lebih tua dan dianggap dewasa, bisa menyelesaikan itu semua, namun sampai tulisan ini ditulis belum juga selesai, bahkan kejelasan saja tidak ada. Sebagai seorang anak yang ingin membahagiakan orang tua, semua beban penulis ambil, entah meski puluhan ataupun ratusan juta tubuh ini siap menanggung, meski sementara masih bisa mencukupi kebutuhan hidup tubuh yang kurus ini saja.
Tekad dan keyakinan sudah tiada peduli lagi apa yang akan terjadi nanti, inginkan segera selesaikan masalah ini. Minimal semua sudah jelas tidak ada beban persengketaan lagi, semua biar bisa kembali berjalan seperti tubuh ini waktu balita.
Melihat kesedihan dan emosi bunda yang tiada bisa terkontrol, takutkan diri jika sampai menjadi keberlanjutan menggerus kesehatannya. Selain itu bakgroun keagamaan dan kerasnya hati belum bisa terobati hanya dengan sebuah kata "Anakmu yang akan menyelesaikan".
Sengaja kata itu terucap untuk segera membebani pundak ini dengan masalah orang tua, sebab sebelumnya diri ini hanyalah beban orang tua. Sebab bahkan sebuah bentuk bangga pun tak mampu diberikan.
Dari sini sebagai anak yang harus taat pada orang tua, "Ini adalah tanggung jawabku ini adalah masalahku, semua aku yang nanggung, jangan engkau pikirkan lagi masalah ini, anak yang siap untuk mengemban tugas ini"
Dari sini sebagai anak yang harus taat pada orang tua, "Ini adalah tanggung jawabku ini adalah masalahku, semua aku yang nanggung, jangan engkau pikirkan lagi masalah ini, anak yang siap untuk mengemban tugas ini"
Sebagai anak yang berharap ibunya tidak memikirkan banyak malah dan menyenangkan diri saja dari hasil keringat anaknya dengan beribadah kepada sang pencipta, untuk mendo'akan anak-anaknya mencapai kesuksesan dan keberhasilan sesuai dengan yang engkau dambakan.
Meski satu masalah yang menyangkut adik laki-lakiku belum sepenuhnya selesai, aku yang tanggung, dan sekarang pun kusiap untuk selesaikan..... bersambung...A1
Kejelasan dalam Konsistensi Tulisan
Kepuasan seorang penulis adalah ketika tulisanya dibaca banyak orang, mampu memberikan kemanfaatan bagi yang lainnya, meski hanya sebuah kata. Namun kadang hal ini justru melupakan sang penulis untuk terus berkarya.
Kebanggaan dan kepuasan ketika sebuah tulisan banyak yang share, koment positif, dan like, meski sebuah royalti belum dicapai. Hal-hal seperti ini yang kadang membuat seseorang berbangga diri, pauas dengan apa yang telah dicapai, padahal yang demikian itu justru malah, seperti menggali kubur pikiranya sendiri.
Jadi bagaimana pun keadaanya, tulisan sepi pembaca atau banyak yang sukaa, bahkan tulisan banyak cacian dan makian, tetap saja harus menulis. Sama halnya dengan orang yang berdagan, terus berdagang waktu rame, sepi, bahkan merugi, karena disitulah sebuah keberlangsungan dalam bahasa agamanya istiqomah.
KL-1 25 Agustus 2013
Jumat, 23 Agustus 2013
Menyapa Pagi dengan Niatan Bersih
Awali membuka mata, menyapa mentari, menghirup sejuknya pagi...
Lirih hati berbisik "semoga kehidupan menjadi peribadatan, mengapai kemulyaa disi Sang pencipta alam" .....
pagi all semoga penguasa mentari bahagiakan hati semua....
Mengawali membuka mata seharusnya diniatkan untuk menjalani kehidupan ini dengan baik, agar semua aktifitas yang dijalani menjadi amal ibadah untuk mendapat keridoan Alloh ta'ala.
Tidak hanya satu niat sebanyak-banyaknya hati bisa berniat untuk kebaikan, karena berniat saja itu sudah merupakan amal ibadah. Selain itu niat juga merupakan sebuah target yang akan diselesaikan, disamping itu sebagai perhiasan dalam menjalani kehidupan.
Tidak hanya satu niat sebanyak-banyaknya hati bisa berniat untuk kebaikan, karena berniat saja itu sudah merupakan amal ibadah. Selain itu niat juga merupakan sebuah target yang akan diselesaikan, disamping itu sebagai perhiasan dalam menjalani kehidupan.
Seperti halnya:
1. Niat membuka mata untuk melakukan ibadah
2. Niat bangun untuk bekerja, berbagi kemanfaatan dan mencari nafkah keluarga
3. Niat beraktifitas untuk menjalankan kwajiban
4. Niat menemui siapa saja untuk silaturrohim
5. dan banyak lagi niat yang bisa kita ukir dalam hati.....
Yang terakhir....Niatkan Semua Untuk Menggapai Ridho_Nya
Semoga mampu diamalkan khususnya penulis, menjadi kemanfaatan informasi bagi yang lainnya, menjadi berkah untuk diamalkan oleh mereka...Amiin.
Semoga mampu diamalkan khususnya penulis, menjadi kemanfaatan informasi bagi yang lainnya, menjadi berkah untuk diamalkan oleh mereka...Amiin.
Langganan:
Postingan (Atom)


