Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 November 2013

Belum Sampai Keyakinan

Hatiku masih mudah untuk jatuh cinta pada siapa saja
Pikiranku masih ragu untuk mengantar bibir berucap komitmen

Bukan aku ragu atau tak mau
Aku melihatmu merasa bahagia, melihatnya juga bahagia, melihat mereka juga demikian

Hatiku masih plin-plan
Jika belum mencapai titik keterpaksaan maka akan tetap demikian

Aku hanya berharap segera hadir keyakinan, untuk menjalani kehidupan berpasangan
Aku pun berharap tiada kesulitan dalam menjalani, "sedehana yang penuh bahagia"

Sementara aku hanya berusaha mengenal lebih dalam tentang semua
Itu pun jika engkau mengizinkan untuk ku mencoba mendekat...

Jalan Hidup, Pilihan

Jalan kehidupan adalah pilihan, dan pilihan harus penuh pertanggungjawaban
Muncul tanggung jawab dari bibir yang berucap
Menjadi kebahagiaan ketika dinikmati dan disyukuri
Menjadi kegelisahan jika dirasa memberatkan

Inilah kehidupan, dan kehidupan bukan permainan
Dikala hati menjerit dalam ketidakmampuan, itu bukan sekedar teriakan
Dikala mulut bisa tertawa sepuasnya, itu hanyalah sandiwara saja
Semua mempunyai dua sisi, tergantung hati dan pikiran untuk menyikapi

Selasa, 29 Oktober 2013

Ambang Pilihan

Entah pada siapa hati ini akan terjatuh
Berbagai gundah untuk diubah bahagia bersama
Melalui segala kesulitan penuh senyuman dan kebersamaan
Tiap detik dilalui dengan kepuasan hati


Selasa, 01 Oktober 2013

Langkah Ku Langkah Kereta

Mereka yang gelisah entah apa yang dihadapi, yang mengerti diri sendiri dan pencipta pribadi
Sebagai hamba hanya bisa menjalani, menelusuri rel waktu yang sudah menentu

Menikmati tapak-tapak demi langkah kehidupan
Terus melaju dan sesekali terhenti
Meski tak tahu didepan apa yang akan dihadapi tapi kaki tetap harus melaju
Meski di depan tidak akan tahu apa yang akan bertemu dan yang ditemui terus berganti

Pasti akan ada titik tujuan disana...

Rabu, 25 September 2013

Melawan Zaman

Sayang tak ingin gelisahku untukmu, biar ku simpan dan ku kubur dalam bara amarah
Sayang memang kehidupan ku belum tak seindah kemewahan zaman, tapi bukankan kesusahan juga keindahan!

Sayang bukan bermaksud mengajakmu ke jurang gelisah, tapi inilah kehdupanku adanya
Dan bagaimana pun inilah diriku, jika engkau takut, salam kepergian

Dalam kehidupanku masih menyimpan kemarahan, penghisapan
Dalam pikiran dan hati masih bersemayam perlawanan
Tapi tubuhku masih dalam ketidakberdayaan.

Rabu, 18 September 2013

Aku Ingin Gila, Tak Bernegara

Setiap orang memiliki ambisi untuk menguasai, jabatan menjadi rebutan. Uang menjadi Tuhan penguasaan, pikiran-pikiran suci menuju satu titik. 

Ingin ku pilih gila dan tidak bernegara, bebas tanpa batas melakukan apa pun yang membahagiakan sekalipun itu tangisan. Mengukir sejarah kehidupan sendiri meski dari semua mendapat maki.

Siapa yang masih peduli dengan keresahan kehidupan ketika ku pilih tidak menjadi WNI, lari dari jerat kehidupan yang menyulitkan, melepaskan beban masalah dari sistem jerat penguasa.

Aku ingin Gila, tak bernegara, bukan WNA 

Sabtu, 14 September 2013

Melaju

Satu persatu hati harus melangkah, menyelesaikannya satu persatu
Karena kegelisahan yang datang juga satu persatu

Pikiranmu juga harus tetap melaju
Hatimu yang menjaga
Tubuhmu yang melangkah

Kamis, 12 September 2013

Aku Punya Bosan dan Kecewa

Hidup dalam dua sisi tulisan memang mengharuskan untuk bertahan
Semua akan menjadi kebahagiaan ketika saatnya tiba
Semoga keyakinan akan menjadi kenyataan
Dan inilah pengalaman....

Rasa sakit memang ada dan rasa sakit itu harus dirasa, jika tak merasa maka aku bukan manusia
Sebagai manusia aku harus merasakan keduanya, langit bahagia dan bumi derita

Aku masih juga punya rasa tidak percaya pada kecewa
Sebab ku ingin ciptakan setiap detik kehidupan penuh kebagiaan
Namun sekali lagi aku manusia, punya bosan dan gelisah
Sementara aku diam saja....

Pertaruhkan Kebebasan

Kebebasan masih terbatas, jika ingin bebas harus lepaskan ambisi dan keinginan
Menjadi mereka yang dianggap gila, menjadi mereka yang merdeka untuk melakukan apa saja

Agapan buruk pun tak mengguncang pikiran dan hati untuk berkeyakinan
Keinginan dan tujuan pun tak menjadi satu-satunya yang diselesaikan

Inilah kebebasan, tanpa pertanyaan dan larangan, tanpa perintah dan juga curiga
Penuh kepercayaan dan tanggung jawab dalam menjalankan 

Hanya diri sendiri yang menjalani hanya diri sendiri yang selesaikan
Semua kembali pada diri sendiri... Sampai mati

Nilai Gelisah

Dalam gelisah hati, apa yang kau cari...?
Haruskah meratapi kecewa

Sebaiknya tidak, itu hanya pengalaman untukmu
Itu pelajaran bagimu, ilmu kehidupan

Sabtu, 07 September 2013

Malam Minggu Indonesia

Malam mingguku masih sama, berfikir tentang negara yang kurang berguna
Malamku juga masih sama mengerjakan pikiran kesalahan-kesalah pemerintah
Aktifitasku masih sama menghujat mereka yang serakah
Memaki lebih dalam dari sekedar sakit hati
Mecelah lebih kejam dengan sejuta kecewa

Mau jadi apa Indonesiaku...???

Jumat, 06 September 2013

Maaf Ini Aku yang Mudah Bosan

Sekarang masih dalam masah sulitku, jangan engkau merayu dengan curhatanmu, aku paham harapan besar tersimpan dalam dan menjadi rahasiamu, memang sedikit aku mencuri dan beramsumsi dari tingkah dan gaya bicara yang tersaji.

Aku tak mau menyakiti orang yang menspesialkan ku lagi, tak berani ku ucap "aku menyukai" atau "aku mencintai", ku takut dirimu akan lebih sakit ketika tidak siap menerima keadaan, ku takut dirimu seperti dia yang sudah menikah, ku takut dirimu menjadi gelisah tanpa kepastian, karena aku masih takut pada kepastian komitmen.

Aku lelaki yang masih mudah mencintai dan bosan, ku takut hati tak mampu mengendali, dan ku pinang lagi hati yang lain. 

Maaf, ketika aku tak mengatakan "aku suka atau cinta" meski pikiran itu kadang menghakimiku untuk lakukan itu, ku tak ingin terpaku dengan kata-kata itu, menjadi penjara kesempatan lain yang lebih menjamin kehidupanmu, ku ingin engkau bebas menerima siapa saja itu kemerdekaan mu dalam pilihan.

Maaf jika apa yang ku lakukan engkau artikan perhatian dan luapan perasaan, itu memang kewajibanku sebagai manusia, untuk membagi bahagia dan membahagiakan yang lainnya, aku tak mau engkau terpaku perhatian itu.

Rabu, 28 Agustus 2013

Sempurna dalam Gelisah

Entah salah apa dalam tubuh ini, sehari gelisah melanda, kemalasan mendera
Beban pikiran semakin berat, tubuh semakin lemas, hati semakin bimbang

Astagfirulloh....
Astagfirulloh...
Astagfirulloh....

Hamba makluk tak bedaya dengan segala dosa
Hamba makluk hina dengan segala salah.....

Enkau penguasa semesta juga ciptakan kemulyaan makluk
Manusia yang sempurna, dan hamba bagian dari itu
Namun tiada kesempurnaan dirasa
Jika salah dan dosa bagian dari kesempurnaan, maka hanya ridho-Mu aku bersandar...

KL-1

Selasa, 27 Agustus 2013

Dalam Gundah

Dalam gunda sebarnya hatiku juga resah
Melihat kerinduan yang mendera
Rindu akan sebuah kata sejahtera bersama
Meski selama ini belum merasakan, namun itu menjadi keyakinan

Semua pasti butuh sejahtera, semua hati butuh bahagia
Namun kenyataan seakan entah lari kemana
Hidup dalam negara serasa di neraka
Keduanya memang tiada nyata
Dan tak pernah nyata

KL Malang

Senin, 26 Agustus 2013

Untuk Tulang Rusuk Ku

Sayank.... 

Maaf  bukanya aku tak cinta atau sayang kepadamu
Cinta ku masih banyak yang meliki
Cinta ku masih terbagi-bagi
Begitu pun sayangku dan perhatianku..

Sayank....

Aku masih juga memiliki rindu padamu
Aku juga memiliki cinta untukmu
Namun semua tidak sepenuhnya untukmu

Sayank...

Aku harus mencintai selain dirimu
Aku juga harus mengasihi selain dirimu
Aku pun berkewajiban perhatian kepada selain dirimu

Sayank...

Inilah Aku ...
Dan aku mungkin orang yang sepenuhnya engkau harapkan selalu bersamamu
Mengasihi, menyayangi dan sepenuhnya untukmu
Tapi aku tidak demikian.....

Sayank..

Selain cinta kepadamu aku berkewajiban pada Tuhanku
Selain menyayangimu aku berkewajiban menyayangi sesama yang ada disemesta khususnya orang tua ku
Selain aku memperhatikanmu aku pun berkewajiban memperhatikan diriku sendiri dan orang-orang yang membutuhkan ku....

Sayank...

Aku juga memiliki perkerjaan, kesenangan, hobi, orang tua dan semua yang ada disekelilingku, dalam perjalan hidupku


Sayank...

Ini kenyataan, ini juga perasaan dan ungkapan hati

Ini juga logika dan pikiran yang harus diperhatikan
Ini juga kesimpulan hati dan kenyataan yang harus dilakukan

Sayank ...

Ku yakin engkau bukan wanita yang egois yang tidak bisa menerima penjelasan
Ku yakin enkau perempuan yang bisa membaca dan memahami keadaan                     

Ini hanya sekilas ungkapan hati yang akan kusampaikan pada tulang rusukku jika dikemusian hari sudah ku temukan, namun bagi siapapun yang membaca dan mengunakanya untuk disampaikan pada istri dan pacarnya silakan.

KL-1 26 Agustus 2013

Minggu, 25 Agustus 2013

Rahasia Ku dalam Hening Malam

Saat malam tak mampu dipecah heningnya
Saat dinginya telah rasuki tulang yang palaing dalam

Disini kurasakan hamparan tenang
Disini ku temukan semua rasa

Dalam wajah yang tertunduk ragu
Dalam pikiran yang masih gemuruh
Ku harap malam bisa tenangkan hatiku


Pada sang pengusa sepi malam ingin ku utarakan semua gelisah
Ingin kusampaikan semua beban didada, untuk sedikit renggankan pudak pikiran
Ku yakin hamparan jalan memang luas, namun ini masalah yang berhubungan dengan manusia
Bukan masalahku dengan sang pencipta gelap malam

Namun mereka semua juga maklukmu termasuk Aku
Hati, pikiran dan semua yang ada di bandanya engkau yang berkuasa
Termasuk diriku yang masih hina untuk meminta
Tapi tidak ada lagi tempat orang yang bisa kubilangi...


Semua rahasiaku telah ku utarakan kepada-Mu, bahkan sebelum ku sampaikan engkaupun sudah tidak keberatan. Tapi ketika mereka tidak tahu apa yang menjadi rahasiku, aku pun takut ketika jiwa meninggalkan raga, sebelum beban itu semua terselesaikan...
Ku berharap gerakkan semua dalam jalan mu yang paling mudah dan benar
Semudah mungkin semua, agar hati tidak lagi dikotori dengan apa yang ditemukan selain peribadatan....

KL 25 Agustus 2013

Rabu, 14 Agustus 2013

Puisiku Untuk Bunda Tercinta

Ingin kembali merasakan pelukan bunda meski dalam tangis
Mencumbu kakinya, mengharap ridho dan keiklasan pemaafan atas semua kesalahan
Beraharap lantunan do'a dalam segala aktifitasnya
Bunda anakmu inginkan hatimu bahagia dipunuhi dengan ibadah

Tak masalah anakmu memikul semua bebanmu asalakan ridho dan do'amu menyatu dalam setiap langkahku
Seberat apa pun kan siap ku emban, meski itu semua tiada apa-apa sebagai balasan
Anakmu tak pernah takut mengadapi semua asalkan kebenaran dalam keyakinan
Semua akan menjadi kemudahan jika engkau do'akan penuh dengan senyuma 

Langkah kaki akan ringan dipenuhi peribadatan menyelesaikan semua tanggungan
Anakmu masih punya keyakinan, jangan risaukan nasibnya, itu semua sudah garisan Tuhan
Anakmu inginkan engkau bahagia, dipenuhi dengan aktifitas ibadah
Anakmu inginkan engkau mulia dengan ketulusan iklas do'a-dao'
Anakmu inginkan keluarga yang hidup penuh sengan ibadah....

Salam manis tanpa tangis dari anakmu
Semoga Alloh memberikan kemudahan untuk menyelesaikan kwajiban
Semoga Allah menjadikan apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah
Semoga manfaat dan hikmah dibalik semua, akan menjadi mutiara safaat disurga

Salam rindu dari anakmu tanpa ragu untuk kembali mencium kakimu yang lusuh...
Senyumlah bunda, aku pun ikut bahagia penuh dengan syukur bahagia

Tertawalah bunda dalam menikmati semua, inilah jalan ibadah untuk mensyukuri dan menikmati apa yang kita miliki

Malang 14 Agustus 2013
Kantor Blok A1

Jumat, 02 Agustus 2013

Terhenti Tanpa Pasti

Ketika gelisah menyambar jiwa dan hati tak mampu menjadi air suci untuk mendampingi...
Serasa tak bisa lagi lakukan apa-apa, terhenti untuk banyak berfikir yang tidak ada...

Saat yang demikian haruskah menjadi hamba terdiam..!!!
Haruskah berhenti sejenak untuk mengejar segala ambisi dan tujuan
Ataukah terus memaksa diri untuk melangkah...

Tanpa tahu sebab semua gelisah ini begitu terus menggerogoti hati
Kemana diri akan berlari tanpa haluan pasti
Selayaknya bertemu akar samar, yang dicabut hanya bayang-bayang
Kekal dalam ketidak mampuan...!!!


Meski hidup sudah menjadi kepastian
Apa yang dijalani sudah menjadi anugerah ilahi
Namun manusia bukan makluk sempurna....
Semoga menjadi hikmah dalam rahasia-Nya

Kamis, 13 Juni 2013

Berkencan dengan Malam

Pemuda harus perkencan dengan malam
Agar menikmati kebahagiaan bisa bertahan

Demi kecintaan entah keterpaksaan
Namun inilah kenyataan
Semua harus dilaksanakan

Untuk menjemputl esok yang juga demikian
Tapi ini juga yang harus dilakukan
Meski badan tiada kemampuan
Semua hanya untuknya, atas kwajiban dari apa yang sudah diucapakan

KL, Malang 13/06/2013

Menelusuri Keindahan Anugrah

Aku memang terpikat keindahan
Tubuh masih berselimut ketidak beranian dalam keterikatan

Biar jiwa memendam ketertarikan, namun tubuh selamat dalam kemaksiatan
Biarkan ambisi memiliki terhendi, namun hati tetap terjaga dalam suci

Memang cukup indah anugrah yang tercurah
Mampu memalingkan indah sang pencipta

Tersadar jiwa, keindahanya juga anugrah
Segerakan semua untuk tetap melusuri semua
Dalam syukur atau salah, semua tanpa rencara
Lillah..... 

KL Malang 11/06/2013