Tampilkan postingan dengan label Catatan Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Hidup. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Agustus 2013

Tulang Rusuk

Tentang Tulang Rusuk....

Jika Tuhan sudah menunjukan tulang rusuku, hal pertama yang akan ku tanyakan siapa namamu?
Haha sepepertinya cukup manis, untuk dibayangkan....!!!

Tapi yang perlu diingat tidak semudah mengatakan suka pada seorang wanita....
Sebuah proses pernikan membutuhkan persiapan, meski hanya sebuah akad namun adat menuntut berbeda...

Jika seseorang memang telah siap, maka semua pasti ada jalannya, jika memang Tuhan memberikan yang terbaik maka tidak akan jauh dari apa yang akan setiap hari menjadi rutinitas.
Penulis yakin ketemunya jodoh juga sebagai rizki, seperti ketemu dengang sebuah pekerjaan yang menjadi jalan rizki keuangan. Tetap harus dengan usaha namun juga butuh persiapan yang matang agar saat menghadapinya kita tidak kebingungan dan keluar dari pekerjaan.

Hal itu sama dengan ketika seorang siap untuk menikah, butuh proses panjang, sudah siapkah secara lahir dan batin. Masuk dalam pekerjaan juga demikian harus siap menjalani test, kemudian modal apa yang dimiliki?. Bermodal skill atau uang, skill dan uang sangat penting sebagai modal diri.....

Menikah pun demikian butuh bekal, setidaknya dalam menikah sudah menemukan jalan rizki keuangan, kemudian untuk modal skillnya, ia harus siap menerima pasangan apa adanya untuk saling melengkapi hidup bersama.


Karena laki-laki tidak sempurna sebelum tulang rusuknya lengkap, wanita pun demikian ia masih menjadi bagian terpisah. Ketika digabungkan barulah menjadi bagian tubuh keluarga yang sempurna.

nb: Masih dalam bayang

Kantor KL 1 24 Agustus 2013


Sabtu, 20 Juli 2013

Tragis, Jembatan Suhat Malang Ramadhan 2013


Hal tragis dikota pelajar ‎Γ̲̣̣̥ªϞģ tidak pernah terlihat dalam lima tahun kebelakang, seorang anak tertidur di jembatan Soekarna Hatta, berbantal pagar, beralas trotoar, berselimut hembus angin malam, berbaju lusuh, bermuka lelah dan dekil, dengan celana dan kaos oblong lusuh. Dia Tiiiϑϑϑϑuuuґґґґґ(=| •.¸¸.•°` `°•.¸¸.•°` `°•.¸¸.•°``°``°•.¸¸.•° dengan tangan menutup muka, tubuhnya dipentuk melingkar menahan dingin.


Padahal hari masih sore dan waktu menunjukan pukul 20.00 wib, ramadhan 2013 baru melangkah pada hari Ƙε̲̣̣̣̥ sepuluh. Laju kendaraan masih cukup ramai berlalu lalang, dengan sorot tajam lampu masing-masing. Sang rembulan sedikitpun tanpa terlihat, cuman musim ‎Γ̲̣̣̥ªϞģ sedang beralih menuju kemarau dan dinginya udara melebihi dari biasanya.



 Tanpa bisa melakukan apa-apa hati hanya bisa menangis miris, prihatin dan †ªк̲̣̣̥ bisa melakukan apa-apa. Memandang ibah tanpa, bingung ♍a̶̲̥̅̊υ̲̣ melakukan apa? Tanta bisa menyalahkan dan mengerti penyebab tragis atas dirinya ‎Γ̲̣̣̥ªϞģ demikian. 













 

pukul 20.22 wib 19 Juli 2013

Selasa, 02 Juli 2013

Konstruksi Tujuan

Setelah membaca buku yang ada di usaha londry teman, dalam beberapa lembar yang saya simpulkan ternyata yang paling penting dalam perumusan kesuksesan adalah tujuan dan konsistensi dalam memegang tujuan tersebut. 

Memang manusia hidup harus mempunyai tujuan, dalam perjalanan apa pun jika seseorang tidak memiliki tujuan analogi sebuah kendaraan yang melaju tanpa arah dan tempat yang di tuju, asal jalan saja. Begitu pun dengan tujuan hidup perlu dibuat dan bagaimana kita akan mendapatkanya. 

Dalam beberapa kali penulis juga sempat merumuskan tujuan hidup dalam jangka waktu yang pendek yakni untuk harian. Sebatas apa yang bisa diselesaikan untuk esok, namun sayang beberapa kali juga tidak selesai.

Tapi sekali lagi tidak ada salahnya jika tujuan itu dibangun kembali dengan pondasi yang lebih kuat dan kerangkan yang kokoh. Supaya ketika menghadapi tantangan kehipan tidak mudah terbawah arus. 

Sebelum kuliah dulu penulis juga penah memiliki tujuan untuk berkuliah menjadi seorang penulis dan sekarang sudah terwujud, Menjadi seorang penulis dimedia online. Ada tujuan yang lain yakni bekerja menggunakan otak, tidak menggunakan tenaga, sekarang sudah sedikit terwujud, seorang penulis juga bekerja menggunakan otok, hanya sedikit tenaga yang di keluarkan.

Hari ini penulis kembali merumuskan tujuan tersebut. Tetap menjadi seorang penulis, membangun sistem kehidupan untuk menggangkant derajat ekonomi orang lain, jangka panjang menjadi guru dan mendirikan sekolah secara gratis membentuk siswanya menjadi generasi yang mandiri baik secara individu, ekonomi, politik dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. 

Namun untuk tujuan satu tahun kedepan harus nikah terlebih dahulu karena sudah didahului oleh adik. Namun hal itu bukan kendala karena sebagai anak laki-laki harus merasakan apa yang dirasakan seorang ibu yang melahirkan. Untuk itu diri ini membantu ibu terlebih dahulu, menyelesaikan masalah adik.

Nekat dan Terpaksa

Hari ini mencoba untuk beberapa spkulasi mencari penghasilan tambahan. Sebab ulah pemerintah menaikan BBM menjadikan gaji yang biasanya cukup malah jadi pas-pasan. Bagaimana kaum pekerja akan sejahtera jika upah minimum dinaikan kemudian disambut hangat dengan kenaikan BBM yang berdampak pada kenaikan semua harga barang.

Hari ini penulis bertekan untuk mencoba mencari jalan dengan menjual barang otomotif yakni 9power, semoga menjadi jalan untuk mencari rizki yang halal dan tidak mengecewakan orang lain.

Sebelumnya beberapa rekanan usaha juga sudah dilakukan, mulai membangun websites kost-kostan. Memasarkan besi, memasarkan obat pertanian, jual beli letop dendengan dan sebagainya. Cukup panjang jika semua dituangkan dalam ketikan blog ini.

Sekarang kehidupan penulis singgah di dermaga otosia.com, sebuah situs otomotif untuk bertahan hidup tanpa menggantungkan keuangan dari orang tua. Dermaga ini terlihat sebelum penulis lulus, informasi dari jejaring sosial yang memberikan rambu dan arah dermaga ini.

Semoga tetap dijagakan hati bukan tertekan dalam menjalani meratapi garis kehidupan .....